Home » Berita » Mensos CFD Bareng Disabilitas Kampanyekan Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul

Mensos CFD Bareng Disabilitas Kampanyekan Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul

Minggu, 1 Desember 2019

Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara merayakan Hari Disabilitas Internasional dengan melakukan gerak jalan bersama 1.000 penyandang disabilitas, mitra kerja Kemensos, dan masyarakat umum dalam Car Free Day di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (1/12/2019). “Melalui gerak jalan ini saya ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergerak mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas,” kata Mensos dalam arahannya usai melakukan gerak jalan dengan rute FX Plaza Sudirman menuju Stadion GBK.

Mensos mengatakan Hari Disabilitas Internasional akan selalu memiliki arti istimewa bagi masyarakat Indonesia. Tidak hanya di Jakarta, peringatan Hari Disabilitas Internasional juga diselenggarakan di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. “Dengan tajuk “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul” Tahun 2019 ini, kita buka peluang sebesar-besarnya kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk hidup setara dan bermartabat,” katanya.

Menteri Ari mengatakan aset besar negara Indonesia adalah persatuan dan aset besar bangsa ini adalah kerukunan dan persaudaraan. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas di dalam segala aspek kehidupan. “Dan kita pastikan tidak ada satupun yang tertinggal, termasuk penyandang disabilitas,” kata mantan anggota DPR Komisi VI ini.

Hari Disabilitas Internasional (HDI) diperingati setiap 3 Desember sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen pemerintah, lembaga, pemerintah daerah, swasta dan masyarakat dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di berbagai sektor. Hari Disabilitas Internasional 2019 mengangkat tema “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul” dengan sebuah cita-cita besar Indonesia yang benar-benar inklusif, setara semua pihak, semua golongan, termasuk penyandang disabilitas.

“Indonesia inklusif berarti disabilitas dapat mengakses pelayanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan, mendapatkan nutrisi, perlindungan sosial, dan terpenuhi hak-hak lainnya, sehingga disabilitas dapat mandiri, menjadi SDM yang unggul, bahkan bisa berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara,” terang Ari yang mengenyam pendidikannya di Negeri Paman Sam selama 8 tahun ini.

Pembangunan inklusi, lanjutnya, harus menjadi arus utama dan terintegrasi di semua sektor pembangunan, dan melibatkan penyandang disabilitas sebagai pelaku dan penerima manfaat pembangunan. Pada HDI 2019 Kementerian Sosial terus mengampanyekan hak-hak penyandang disabilitas menuju “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul” dan mengajak publik merayakan HDI bersama para penyandang disabilitas.

Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi perayaan HDI 2019 kepada media massa, kampanye melalui media sosial dengan hashtag #DisabilityDay2019 #IndonesiaInklusi #DisabilitasUnggul, Diskusi tentang Isu Disabilitas bersama Mensos dan Menteri Bappenas, serta meramaikan Car Free Day untuk mengajak masyarakat menyaksikan pameran dan acara puncak HDI 2019.

Dalam CFD kali ini, Mensos bersama para penyandang disabilitas melaksanakan gerak jalan sejak pukul 06.00 WIB dimulai dari depan FX Plaza Sudirman, lalu berakhir di Plaza Barat Stadion GBK. Di titik finish Mensos dan seluruh peserta disambut dengan Marching Band Tanmiyat dan lagu dari Balai Rehabsos Penyandang Disabilitas Fisik “Melati” membawakan lagu “Manusia Kuat”.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua HDI 2019 pelepasan balon udara HDI 2019, kuis dna pembagian hadiah bersama Mensos, serta menyaksikan Stand-up Comedy Disabilitas oleh Komika Dani Aditya. Di area acara juga berlangsung pameran tentang Sensitiasi Disabilitas yakni simulasi merasakan disabilitas dan gerai sepak bola amputee.

Leave a Reply