Home » Berita » Daerah Pemilihan » Menumbuhkan Cinta Kebudayaan Dalam Festival Kuda Lumping

Menumbuhkan Cinta Kebudayaan Dalam Festival Kuda Lumping

Minggu, 29 Oktober 2017

Sebanyak 34 group kesenian kuda lumping di Kabupaten Semarang mengikuti Festival Kuda Lumping, yang digelar di Lapangan Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu – Minggu (28-29/10). Selain festival kuda lumping, digelar pula pameran produk UMKM serta lomba lukis kuda lumping.
Ketua Panitia Agus Widodo mengatakan, festival ini dalam rangkaian memperingati HUT ke 7 Paguyuban Lawak Kabupaten Semarang (PLKS) serta memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2017. Dalam kegiatan ini, didukung penuh oleh Dewan Kesenian Kabupaten Semarang (DKKS). Tidak kurang 34 group kuda lumping dari masing-masing kecamatan di kabupaten ini mengikuti festival.
Sementara, Ketua DKKS Suwarto Ndower mengatakan bahwa festival kuda lumping ini digelar salah satunya sebagai langkah “nguri-uri” kebudayaan Jawa. Dan, kesenian kuda lumping ini ternyata masih banyak digemari masyarakat, sehingga harus mendapatkan perhatian.
Festival kali ini didukung penuh oleh para pejabat pemerintah, baik tingkat eksekutif maupun legislatif. Dibuktikan dengan kehadiran Bupati, Wakil Bupati dan Anggota DPR RI. Anggota DPR RI tersebut ialah Juliari P Batubara, namun kehadiran beliau diwakili oleh Tenaga Ahlinya yakni Kukuh Ary Wibowo dan Angga Arrasyid, dikarenakan kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan.
Agus Widodo mengatakan bahwa dukungan yang diberikan oleh anggota DPR Juliari P Batubara, tidak dapat dilihat hanya dari kehadiran beliau dalam festival kali ini. Karena kerja sama beliau dengan teman-teman pelaku kesenian Kabupaten Semarang sudah berlangsung lama. Dan Juliari sendiri dikatakan sudah sangat sering memberi dukungan, baik berupa bantuan moril dan materiil seperti dalam festival kuda lumping kali ini. (AADP)

Leave a Reply